Rabu, 12 September 2012

Cara Hacker Mencuri Data Kartu Kredit

Cara Hacker Mencuri Data Kartu Kredit


Salam meong...,Cara Hacker Mencuri Data Kartu Kredit;  artikel miau kali ini akan membahas tentang cara para Hacker dalam melakukan pencurian data Kartu Kredit. Melanjutkan artikel miau sebelumnya yang berjudul Cara Membobol ATM dan kartu kredit, artikel ini juga bertujuan sama yaitu semata – mata hanya ingin berbagi pengetahuan tentang cara yang biasa orang lakukan untuk melakukan kejahatan dengan modus pencurian data kartu kredit agar anda bisa lebih berhati – hati dan waspada sehingga tidak menjadi korban kejahatan tersebut.

Kejahatan dengan modus pencurian data kartu kredit disebut juga dengan istilah Carding, seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta internet, kejahatan dengan modus inipun semakin meningkat dan ironisnya Indonesia masuk ke dalam 10 besar tingkat dunia untuk kejahatan carding ini, bahkan sempat menduduki peringkat pertama dunia, tapi tidak usah bangga karena ini merupakan hal yang negatif. Tentu saja ini berimbas kepada kartu – kartu kredit terbitan Bank yang ada di Indonesia, banyak situs belanja online dari luar negeri yang menolak pembelian barang atau jasa dari situs online tersebut yang menggunakan kartu kredit terbitan Bank yang ada di Indonesia. Para pelaku sangat suka sekali dengan modus kejahatan yang satu ini, kenapa? Karena dengan melakukan carding selain bisa menghasilkan banyak uang atau barang mewah, juga si pelaku akan merasa lebih aman karena bisa melenggang bebas tanpa jejak. Terkadang setelah mendapat data kartu kredit mereka akan sebarkan datanya kepada para hacker sehingga akan lebih sulit terlacak siapa orang pertama yang mencuri data kartu kredit tersebut.

Ada beberapa cara yang sering digunakan oleh hacker dalam mencuri data kartu kredit, antara lain:

Paket sniffer
Cara ini merupakan cara yang paling cepat untuk mendapatkan berbagai macam data. Konsep kerjanya para hacker cukup memakai program yang dapat melihat atau membuat logging file dari data yang dikirim oleh website e-commerce atau penjualan online yang mereka incar. biasanya mereka mengincar website yang tidak dilengkapi security encryption atau situs yang tidak memiliki security yang bagus.

Membuat program spyware, trojan, worm dan sejenisnya
Program – program tersebut berfungsi seperti keylogger atau keyboard logger, yang merupakan program pencatat aktifitas keyboard. Program ini disebar lewat E-mail Spamming dan menaruh file-nya di attachment, mirc atau chatting, messenger yahoo, MSN, atau situs-situs tertentu dengan icon atau iming – iming yang menarik netter untuk mendownload dan membuka file tersebut. Program ini akan mencatat semua aktivitas komputer anda ke dalam sebuah file, dan akan mengirimkannya ke email hacker. Terkadang program ini dapat dijalankan langsung secara otomatis bila anda masuk ke situs yang di buat oleh hacker biasanya situs porno karena banyak pengunjungnya.

Membuat situs phising
Situs phising adalah situs sejenis atau situs yang terlihat sama seperti situs aslinya. contoh di Indonesia ketika itu situs klik bca (www.klikbca.com), pernah mengalami hal yang sama. situs tersebut tampilannya sama seperti klik bca tetapi alamatnya dibuat beberapa yang berbeda seperti www.clikbca.com, www.kikbca.com, dll, jadi kalau netter yang salah ketik, akan nyasar ke situs tersebut. Untungnya orang yang membuat situs tersebut katanya tidak bermaksud jahat. Bayangkan bila yang membuat situs phising bertujuan jahat dan anda yang menjadi korbannya, pasti credit card anda sudah kebobolan, jadi hati – hati bila akan mengunjungi suatu situs, baca dan ketik dengan teliti.

Menjebol situs e-commerce
Cara ini juga biasa di lakukan yaitu dengan menjebol situs e-commerce atau situs jual beli online. Seorang hacker yang memang sangat ahli dan profesional bisa dengan mudah mencuri data pelanggannya. Mereka biasa memakai metode injection atau memasukkan script yang dapat di jalankan oleh situs atau server. Bagi situs e-commerce yang memasang firewall, ada beberapa cara dalam melakukan injection dan yang paling umum di gunakan adalah HTML injection dan SQL injection. Bagi situs e-commerce yang tidak memiliki security yang baik atau firewall tentu akan menjadi bulan – bulanan para hacker. Ada beberapa cara lagi sebenarnya yang dilakukan para hacker, tapi cara-cara tersebut di atas adalah cara yang paling umum dilakukan hacker untuk melakukan carding.
Baca juga artikel miau yang lain
Cara Membobol ATM dan Kartu Kredit

Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya


Lihat juga PAKET KEILMUAN KAMI yang lain di bawah ini:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Budayakan Komentar yg Baik dan Sopan, NO SPAM & NO Live Link. Komentar yg tidak mengikuti rule tidak akan di publish. Thanks